Political Quotient

Political Quotient adalah Kemampuan seseorang untuk berpikir, bersikap dan bertindak secara politis dengan sudut pandang tertentu dalam rangka pengaturan urusan rakyat dalam lingkup negara. Orang yang memiliki  political quotient itu adalah Negarawan. Political Quotitent terdiri dari tiga unsur yang harus dimiliki yaitu :

  1. Political Attitude
    Political Attitude adalah kemampuan bersikap politis terhadap berbagai fenomena politik dengan sudut pandang tertentu. Baik itu dengan Kecerdasan Intrapersonal dan Kecerdasan Interpersonal.
  2. Political Thinking
    Political Thinking adalah kemampuan menghubungkan fakta  dan  informasi politik dengan sudut pandang tertentu.  Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
    – Mengikuti realitas & peristiwa politik dg sungguh
    – Memiliki informasi berkaitan dg realitas & peristiwa politik tsb
    – Realitas harus dilihat setting sosio historisnya
    – Memilah & meneliti peristiwa dengan teliti
    – Menghubungkan peristiwa & informasi

a) Kecerdasan Intrapersonal adalah seseorang yang mandiri dan berkemauan keras, mempunyai pola dalam belajar dan bersikap, memiliki perencanaan, target dan evaluasi diri, mampu belajar dari kegagalan dan keberhasilan ,mampu memanage waktu secara efektif, mampu menghargai diri sendiri serta mampu berpikir kritis dan komprehensip.

b) Kecerdasan Interpersonal adalah seseorang yang mempunyai kemampuan adaptasi dan komunikasi, mempunyai daya empati, mampu bersosialisasi dan mempunyai kemampuan leadership.

3. Political Action
Political Action adalah kemampuan bertindak politis terhadap fenomena politik dengan sudut pandang tertentu. Political Action harus memiliki Political Skills yaitu sebagai berikut :

  • Presentation
  • Communication
  • Reading dan Writting
  • Management
  • Leadership
  • Legal drafting dan Advocation
  • Networking
  • Opini publik dan Mobilisasi Massa