Peran Mahasiswa dalam rangka pengembangan pendidikan Islam di Bantul Yogyakarta


BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Pendidikan dalam Islam ditempatkan sebagai sesuatu yang esensial dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan, manusia dapat membentuk kepribadiannya. Selain itu, melalui pendidikan manusia dapat memahami dan mampu menerjemahkan lingkungan yang dihadapinya sehingga dapat menciptakan suatu karya yang gemilang. Melalui penelaahan terhadap alam yang diperoleh dengan cara dan proses pendidikan, manusia dalam kontek masyarakat  Indonesia secara agama mayoritas beragama Islam masih meninggalkan berbagai macam masalah sosial, kemiskinan, serta keterbelakangan terutama dalam pendidikan. Hal tersebut disebabkan oleh kualitas sumber daya manusia atau sumber daya umat yang masih jauh dari kualitas memadai untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sehingga, timbulah kemiskinan intelektual, sosial, moral, dan ekonomi di kalangan masyarakat Islam Indonesia. Melihat sejumlah masalah yang begitu komplek dihadapi masyarakat Islam dewasa ini, maka menuntut adanya pengembangan dan pemberdayaan di kalangan masyarakat Islam. Pengembangan masyarakat yang diperlukan di sini adalah pengembangan yang berorientasi pada pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk itu, upaya pengembangan masyarakat masih perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk di dalamnya peran mahasiswa maupun organisasi sosial yang ada.

Rumusan Masalah
Berpijak dari penegasan judul dan latar belakang masalah dari uraian di atas, maka dirumuskan masalah sebagai berikut : “Bagaimana peran Mahasiswa dalam rangka pengembangan pendidikan Islam di Bantul ?”

Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah, maka penulisan makalah ini bertujuan : Untuk mengetahui usaha yang dilakukan Mahasiswa dalam rangka pengembangan pendidikan Islam di Bantul

BAB II
PEMBAHASAN

 Peran Mahasiswa dalam rangka pengembangan pendidikan Islam di Bantul

Organisasi Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi keagamaan di Indonesia yang mencoba memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat Islam khususnya di Bantul , di mana Organisasi Muhammadiyah ini adalah suatu gerakan dalam mengikuti perkembangan dan perubahan ini senantiasa  mempunyai kepentingan untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, seperti halnya disebutkan dalam Al-Qur’ân surat Ali Imron ayat 104 yang artinya : “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
Usaha dan kegiatan Muhammadiyah terdiri dari 17 subsistem sebagaimana yang tercantum dalam Anggaran Dasar Muhammadiyah pasal 3 yaitu :

  1. Menyebarluaskan Agama Islam terutama dengan mempergiat dan menggembirakan tabligh.
  2. Mempergiat dan memperdalam pengkajian ajaran Islam untuk mendapatkan kemurnian dan kebenarannya.
  3. Memperteguh iman, mempergiat ibadah, meningkatkan semangat jihad dan mempertinggi akhlak.
  4. Memajukan dan memperbarui pendidikan dan kebudayaan, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mempergiat penelitian menurut tuntunan Islam
  5. Menggembirakan dan membimbing masyarakat untuk berwakaf serta membangun dan memelihara tempat ibadah.
  6. Meningkatkan harkat dan martabat manusia menurut tuntunan Islam.
  7. Membina dan menggerakkan angkatan muda sehingga menjadi manusia muslim yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
  8. Membimbing masyarakat ke arah perbaikan kehidupan dan mengembangkan ekonomi sesuai dengan ajaran Islam.
  9. Memelihara, melestarikan, dan memberdayakan kekayaan alam untuk kesejahteraan masyarakat.
  10. Membina dan memberdayakan petani, nelayan, pedagang kecil, dan buruh.
  11. Menjalin hubungan kemitraan dengan dunia usaha.
  12. Membimbing masyarakat dalam menunaikan zakat, infaq, shadaqah, hibah, dan wakaf.
  13. Menggerakkan dan menghidup-suburkan amal tolong-menolong dalam kebajikan dan taqwa dalam bidang kesehatan, sosial, pengembangan masyarakat, dan keluarga sejahtera.
  14. Menumbuhkan dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan kekeluargaan dalam Muhammadiyah.
  15. Menanamkan kesadaran agar tuntunan dan peraturan Islam diamalkan dalam masyarakat.
  16. Memantapkan kesatuan dan persatuan bangsa serta peran serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan
  17. Usaha-usaha lain yang sesuai dengan maksud dan tujuan persyarikatan.

Dari 17 amal usaha yang dilakukan Muhammadiyah di atas, amal usaha Muhammadiyah yang pertama kali dilakukan adalah melalui jalur pendidikan, baik secara formal maupun nonformal. Hal ini sesuai dengan jalur pendidikan nasional yang disebutkan dalam pasal 13 bahwasanya jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya.

Pada penulisan makalah ini, penulis akan sedikit banyaknya membicarakan pada usaha yang diterapkan Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan Islam di bantu oleh Mahasiswa, baik secara formal maupun non formal.
Alhamdulillah sampai saat ini juga Desa Bantul masih  dapat menjaga aqidah masyarakat dari bahaya misionaris. Hal ini tidak terlepas dari peran organisasi Muhammadiyah dan juga peran Mahasiswanya yang masih eksis dengan amal usahanya terutama di bidang pendidikan dan tabligh, baik secara formal maupun nonformal. Secara formal dapat dilihat dari berdirinya lembaga-lembaga pendidikan yang di mulai dari, antara lain :

  1. Taman Kanak-kanak (TK)
  2. Raudatul Athfal (RA)
  3. Sekolah Dasar (SD)
  4. Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  5. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  6. Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  7. Sekolah Menengah Atas (SMA)
  8. Madrasah Aliyah (MA),dan
  9. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Sedangkan Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, mendukung pendidikan sepanjang hayat,ada pun satuan pendidikan pe nyelenggaranya yaitu antara lain :

  1. Kelompok bermain (KB)
  2. Taman Penitipan Anak (TPA)
  3. Lembaga Kursus
  4. Sanggar Pelatihan
  5. Lembaga Pelatihan
  6. Kelompok Belajar
  7. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat,dan
  8. Majeli Taklim

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Peran Mahasiswa Muhammadiyah adalah suatu perilaku atau usaha yang dilakukan organisasi Muhammadiyah yang di bantu dengan peran Mahasiswa yaitu dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar -benarnya.

Pengembangan adalah proses, cara, perbuatan mengembangkan Pengembangan yang di maksud di sini adalah proses yang dilakukan Muhammadiyah untuk menghidup suburkan pendidikan Islam dengan melalui 2 cara, yaitu formal dan nonformal. Pendidikan Islam merupakan bimbingan  rohani dan jasmani menurut ajaran Islam dengan hikmah mengarahkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua ajaran Islam. Sedangkan masyarakat berasal dari kata musyarok (Arab), yang artinya bersama-sama, kemudian berubah menjadi masyarakat, yang artinya berkumpul bersama, hidup bersama, dengan saling berhubungan dan saling mempengaruhi, selanjutnya menjadi kesepakatan menjadi masyarakat.

Maksud dari pengembangan pendidikan Islam di masyarakat dalam Makalah ini adalah usaha untuk menghidup suburkan pendidikan Islam di masyarakat (pendekatan sosiologis di Desa Bantul ) tentang usaha atau kiprah organisasi Muhammadiyah untuk tentang usaha atau kiprah organisasi Muhammadiyah untuk menghidup suburkan pendidikan Islam di masyarakat, baik secara formal maupun non formal, dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia atau sumber daya umat Islam di Desa Bantul.

 

 

Advertisements
This entry was posted in Catatan Kuliah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s